MA Nahdlatul Muslimin Raih Penghargaan Adiwiyata Tingkat Provinsi Jawa Tengah Tahun 2026
MA Nahdlatul Muslimin Raih Penghargaan Adiwiyata Tingkat Provinsi Jawa Tengah Tahun 2026
MA Nahdlatul Muslimin Undaan Kudus kembali menorehkan capaian membanggakan. Pada Kamis, 17 September 2026, Kepala MA Nahdlatul Muslimin, H. Muhlisin, S.Ag., M.Pd., menerima secara langsung penghargaan Adiwiyata Tingkat Provinsi Jawa Tengah Tahun 2026 dalam kegiatan yang diselenggarakan oleh Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Jawa Tengah di Semarang.
Kegiatan berlangsung di Ruang Rapat Kalpataru, Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Jawa Tengah, Jl. Setiabudi No. 201 B, Semarang, dalam rangkaian acara Pembinaan Gerakan Peduli Lingkungan. Dalam agenda resmi, penyerahan penghargaan dilaksanakan oleh Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah dengan didampingi Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Jawa Tengah, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah, serta Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah.
Menjadi Salah Satu Madrasah Penerima dari Jawa Tengah
Dalam daftar resmi Sekolah Adiwiyata Provinsi Jawa Tengah Tahun 2026, MA Nahdlatul Muslimin tercatat bersama sejumlah madrasah dari berbagai kabupaten dan kota di Jawa Tengah.
Madrasah penerima yang tercantum dalam undangan resmi tersebut adalah:
-
MA Ma’arif NU 1 Cilongok, Kabupaten Banyumas
-
MAN Demak, Kabupaten Demak
-
MAN 1 Grobogan, Kabupaten Grobogan
-
MAN 2 Karanganyar, Kabupaten Karanganyar
-
MAN 3 Kebumen, Kabupaten Kebumen
-
MA NU 03 Sunan Katong, Kabupaten Kendal
-
MAN 1 Kudus, Kabupaten Kudus
-
MAN 2 Kudus, Kabupaten Kudus
-
MA Tahfidh Putri Yanbu’ul Qur’an 2 Muria, Kabupaten Kudus
-
MA Nahdlatul Muslimin, Kabupaten Kudus
-
MAN 1 Magelang, Kabupaten Magelang
-
MAN 2 Magelang, Kabupaten Magelang
-
MAN 2 Kota Semarang, Kota Semarang
-
MAN 1 Surakarta, Kota Surakarta.
Dari daftar tersebut, Kabupaten Kudus menempatkan empat madrasah, yaitu MAN 1 Kudus, MAN 2 Kudus, MA Tahfidh Putri Yanbu’ul Qur’an 2 Muria, dan MA Nahdlatul Muslimin.
Bagi MA Nahdlatul Muslimin, capaian ini memiliki arti tersendiri. Madrasah yang berada di Undaan Kidul, Kecamatan Undaan, jauh dari pusat perkotaan Kudus, mampu menunjukkan bahwa komitmen terhadap mutu pendidikan dan kepedulian lingkungan dapat tumbuh kuat dari kawasan pedesaan.
Penghargaan ini menjadi bukti bahwa keterbatasan lokasi bukan penghalang untuk membangun budaya madrasah yang sehat, bersih, hijau, dan berkelanjutan.
Bukan Sekadar Penghargaan
Penghargaan Adiwiyata bukanlah titik akhir. Capaian ini justru menjadi amanah bagi seluruh warga MA Nahdlatul Muslimin untuk menjaga dan mengembangkan budaya peduli lingkungan dalam kehidupan sehari-hari.
Kepedulian terhadap lingkungan terus diwujudkan melalui berbagai kebiasaan dan program, mulai dari menjaga kebersihan dan sanitasi, pengelolaan sampah, penghematan air dan energi, pemeliharaan keanekaragaman hayati, hingga keterlibatan murid dalam berbagai aksi lingkungan.
Guru dan murid memiliki peran yang sama penting dalam menjaga budaya tersebut agar tidak berhenti pada kegiatan seremonial.
Semangat yang dibawa MA Nahdlatul Muslimin sederhana namun penting:
Penghargaan bukan untuk berhenti dan berbangga, tetapi menjadi pengingat agar kepedulian terhadap lingkungan benar-benar hadir dalam keseharian.
Menjaga Amanah Bersama
Capaian Adiwiyata Tingkat Provinsi Jawa Tengah Tahun 2026 menjadi bagian dari perjalanan MA Nahdlatul Muslimin dalam mengembangkan pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada prestasi akademik, tetapi juga pembentukan karakter dan tanggung jawab terhadap lingkungan.
Madrasah berharap penghargaan ini semakin memperkuat semangat seluruh warga madrasah untuk menjaga lingkungan yang bersih, sehat, nyaman, hijau, dan berkelanjutan.
Dari Undaan, MA Nahdlatul Muslimin terus berikhtiar membuktikan bahwa madrasah di kawasan pedesaan pun dapat tumbuh, berprestasi, dan memberikan kontribusi nyata bagi lingkungan dan masyarakat.